Friday, April 27, 2018

Cerita Santai #1

Astaga! Saya baru menyadari bahwa terakhir kali update blog ini sudah lama sekali. Siapa di sini yang selalu punya niat untuk menulis, tapi tidak kunjung mewujudkannya seperti saya? Hahaha...

Jadi, sejak awal 2018 saya sudah pindah ke rumah baru. Di mana saya bisa mengaplikasikan apa yang selalu saya inginkan, mulai dari dapur semi terbuka yang luas, gadget dapur yang biasanya disimpan-simpan kalau masih di rumah Ibu, dan kebun berisi berbagai tanaman pangan. Yeay!

Nah, oleh sebab itu, setiap ada waktu luang saya keasyikan bermain tanah dan mengurusi bibit-bibit tanaman. Sudah tidak terhitung benih dan bibit yang saya semai, baik beli atau saya semai dari sisa bahan masakan. Semua memuaskan.

Di awal tahun ini pula saya menghadapi berbagai kejadian baru, mulai dari anak sakit (anak saya jarang sekali sakit yang serius hingga harus ke dokter), saya dan suami melalui proses medical check up, perubahan ritme hidup, kehadiran orang-orang baru. Semua memberikan warna warni yang sangat saya syukuri.

Well, ketika anak saya sakit, pada saat itu saya baru mengetahui bahwa dia ternyata juga kekurangan Zat Besi dalam tubuhnya. Dalam bahasa medis namanya Anemia Defisiensi Besi. Efek samping dari kurangnya zat besi ini umumnya adalah anak kurang nafsu makan, kesulitan belajar, dan pertumbuhan yang lambat. Anak saya sepertinya tidak mengalami kesemuanya, hanya memang di awal hidupnya dia susah makan dan badannya tidak pernah gembil seperti bayi-bayi lain sih :)

Sebenarnya dulu saya pernah coba memberikan asupan zat besi tambahan. Tapi anaknya nggak suka. Akhirnya suplemen itu hanya bertahan beberapa minggu. Kemudian ketika hal ini saya temukan saat usianya sudah 3.5 tahun, saya memutuskan untuk memberikan menu diet tinggi zat besi saja.

Ndilalah, di saat yang berdekatan, saya dan suami medcheck dengan hasil yang sangat berbeda. Saya, dinyatakan sangat sehat dengan kelebihan berat badan saja :)))))))

Suami saya, dengan badan ideal banget, dinyatakan kurang sehat karena ada kolesterol yang cukup tinggi :D

Jadilaaaaah saya ingin menggiatkan kembali hidup sehat di ruma
h. Wong usahanya catering sehat kok keluarganya malah nggak sehat. So what are the efforts? Simple. More real foods. 

Pagi hari, saya sedia jus buah dan sayuran. As simple as kalo nggak sempat atau males makan buah dan sayur, masih dapat nutrisinya. Untuk anak, saya tambahkan menu telur. Bisa direbus atau scrambled. 

Menu harian untuk anak, saya sediakan yang high iron seperti brokoli (kebetulan ini favorit anak saya banget), hati ayam, dan daging-dagingan tentunya. 

Untuk saya, less calorie high fat. Tapi akhir-akhir ini saya craving makan sayur sih. Jadi saya sering makan salad, plusss olahraga yang wajib harus kudu dilakukan. Anjurannya sih at least 3x seminggu. Saat ini masih suka-suka saya aja deh. Kadang bisa 3-5x, kadang masih seminggu sekali. Yang penting ada kemajuan yakaaannn. 
Bekal makan siang saya, sekarang banyak berisi sayuran dan daging

Satu lagi, saya memulai gaya hidup baru dengan Apple Cider Vinegar Diet. Alias konsumsi ACV setiap hari, untuk tujuan kesehatan juga tentunya. Nanti saya akan share juga perjalanan #ACVChallenge saya ini :)

Nah, saya akan mulai posting beberapa menu rumahan yang mungkin cocok untuk dicoba. Tapi sebelumnya, saya perlu masukan dooong untuk menu yang harus saya masukkan ke menu keluarga saya apalagi ya?

GIVEAWAY! Untuk yang masukannya menarik, saya mau share beberapa benih tanaman yang saya punya. Ada benih labu kabocha, tomat, dan cabe! Ada 10 benih yang akan saya share ya! :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...