Monday, July 31, 2017

Extended Business Trip: Jogja!

Secara mendadak saya ditugaskan ke Jogja. Antara malas dan senang sebenarnya, karena terbayang kalau harus pergi sendirian saya akan bangun super pagi dan pulang super malam, kemudian esok harinya menjadi zombie. 

Kemudian, saya menawarkan weekend getaway untuk Big A dan Little A, yang sejak lebaran dijanjikan mau menginap di hotel tapi belum kejadian. Hehehe.. Dan setelah proposal disetujui Big A, jadilah kita liburaaaan mendadaaaak!

Kami berangkat Jumat, tapi terpisah karena saya berangkat pagi buta sebelum ayam berkokok dan Double A siang harinya. No problemo, toh saya bakal ketemu mereka lagi setelah selesai urusan pekerjaan. 

Sesuai kesepakatan, saya membawa seluruh bagasi dan melakukan early check in plus drop baggage di hotel. Untuk perjalanan kali ini kami memilih hotel The Alana, yang ternyata lokasinya sebrang-sebrangan sama Hyatt yang sempat jadi incaran saya namun harganya sudah kadung naik banyak hahahaha.. Penasaran juga sama hotel ini, karena banyak teman yang merekomendasikan, dan hasil review blogger juga bagus-bagus. Untuk hotel, saya akan review terpisah nanti yaaa.

Kegiatan hari pertama sudah pagi bekerja hingga petang, dan menjelang Magrib saya baru kembali ke hotel. Double A sudah masuk kamar sejak jam 4an gitu deh, dan mereka langsung berenang. Yessss, Little A kegirangan banget sejak masuk hotel. Dia bilang: "Wooowwww hoteeeeel! Yeaaaay!" (dan ini sudah saya prediksi sebelumnya).

Begitu mereka menjemput saya di lobby, karena untuk akses naik harus pakai kartu, Little A langsung lari kegirangan bagai tali kasih Ibu dan Anak. 

Petualangan liburan kami dimulai malam hari, dengan menjajal kuliner Sate Klatak. Tapi saya nggak senekad itu datang ke Imogiri saat lapar yaaa. Tak dinyana, saya menemukan Sate Klatak Pangestu di Jalan Damai, yang juga ternyata satu jalan itu isinya makan menarik semua! Best choice banget nih lokasinya.

Daaaaan ini adalah pertama kalinya untuk saya menjajal Sate Klatak juga loh. Atau setidaknya yang saya ingat, dan saya sadari - karena terlalu banyak jajanan enak di Jogja.

Penasaran banget sama sate ini, karena selain booming berkat AADC2, juga sering saya dapati artikel mengenai kuliner Jogja yang mengusung sate ini. Well, ternyata Sate Klatak adalah sate kambing muda, sehingga dagingnya empuk, lembut, dan juicy. Kenapa jadi klatak, karena tusukannya adalah besi kaya jeruji sepeda gitu. 

Satu porsi berisi 2 tusuk saja, tapi gede-gede kok isinya. Dan pas untuk menemani satu porsi nasi. 
Yang saya baru temukan, sate ini disajikan bersama kuah, yang rasanya mirip kuah gulai tapi light gitu ya. Selain sambel kecap dengan irisan bawang dan cabe rawit tentunya. 

Hasil percobaan Sate Klatak: SAYA SUKA! Hahahaha. Anaknya murahan sih. Tapi, memang enaaaak. Dan jadi penasaran makan yang di Imogiri deh. 

Kami makan 2 porsi sate, 1 tongseng, minuman dan 5 kerupuk, hanya bayar 88ribu saja loh
Tapi kami tidak berhenti di sate saja, kami lanjut jalan ke tengah kota demi memuaskan hasrat ngidam Oseng-Oseng Mercon Bu Narti. Sejak sekian lama, dan berkali-kali ke Jogja, nggak pernah berhasil jajan oseng mercon yang asli mercon. Pernah jajan di kulineran angkirangan, tapi oseng merconnya nggak meledak. Nah, semalam berhasil menculik kedua rekan perjalanan ini ke sana. Tapi, karena kenyang, makanannya dibungkus aja. Iyalah kenyang, karena otw kesana, kami menemukan gerai Ciao Gelato dan jajan dulu di sana :D

Eh, di Bu Narti ternyata sudah ada oseng mercon yang di kalengan loh. Saya sih langsung beli satu kaleng untuk oleh-oleh di Jakarta. Agak mahal sih, tapi kayanya bakal bisa buat makan serumah juga.
Selain mercon, jajanan sampingannya adalah burung puyuh goreng. 

What made us amazed is: isi perut burung puyuhnya masih ada telurnya pula! Awwww. Berasa makan balut di Filipina. Agak nggak tega, tapi penasaran, dan enak juga. Jadi yaudahlah anggap saja pengalaman berbeda. 

---------------------------------------------

Hari kedua, kami habiskan dengan leyeh-leyeh di hotel, berenang, tidur, dan makan. 

Kami baru menggerakkan kaki keluar hotel setelah pukul 1 siang. Karena semua malas-malasan dan tidur pulaaassss. Pun yang membuat kami terpaksa bergerak adalah janji dengan Studio Sinten jam 3 sore. Kami sangat menanti sesi fotonya itu, karena pertama kalinya kami berfoto keluarga! Hehe.

Spot favorit Little A. Bangun tidur, langsung liat pemandangan kolam.
Ternyata sampai di Tugu masih pukul 2.30 dan kami keliling sebentar untuk beli McD sesuai permintaan Little A. Sesi fotonya sendiri hanya sebentar, sekitar 15 menit beres semua deh. Tapi dramanya ituuu looohhh. Little A nggak mau ganti baju, maunya pakai baju Superhero. Jadi dia nangis super kejer pas dipaksa ganti, dan pas sesi foto masih nggak mau pula awalnya. 

Saya terpaksa bisikin, "kalo diem dan senyum nanti boleh beli permen", dan dia mendadak girang senyum lebar. Lebay. Nggak mau udahan pula. 

Hasil foto di Sinten, SANGAT MEMUASKAN! Dengan harganya yang mahal sebenarnya, tapi kami bahagia. Fyi, paket foto bertiga itu 650rb dengan 3 foto soft copy. Kalau mau tambah foto, tiap foto dihargai 50rb - and no printed version still. 

Lepas dari Sinten, kami lanjut ke baliknya, Honje dan Dowa. 
Hasil foto pakai HP aja udah baguusssss, yang buatan studio lebih baguussss!

Yang ini sih udah pasti keinginan saya seorang. Surganya ibu-ibu kalo liat eye-candied-bags dari Dowa. Plus penasaran nyobain Honje yang katanya enak banget tapi ternyata gitu aja juga.

Leyeh-leyeh di Honje - makanannya biasa, tempatnya oke
Sneak peek Honje
Setelah itu, muter muter aja sampe bego. Berakhir dengan belanja sedikit, dan makan malam di Gudeg Sagan - kesukaan kami banget dan selalu menyempatkan kesini anytime ke Jogja. 

Minuman wajib kalau makan di Sagan. Saparella + es :D
And we're done. Liburan leyeh-leyeh, cuma pindah kota aja sih. 
We'll fly home tomorrow. 

Overall kami bahagia, puas bisa liburan, dan seperti biasa - menantikan liburan berikutnya. 
(And the good news is, we have the plan! Yeay, Bandung on August!)







2 comments:

  1. Duh, dari dulu penasaraaaan sama sate klatak. Enak banget kayaknya ya mbaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi sama, saya juga penasaran terus. Ini dapat yang dagingnya muda beneran sih, jadi enaaaakkk juicy bangettt. Katanya kalau yang di Imogiri aslinya ada 4 tempat yang beneran enak sih.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...