Thursday, March 9, 2017

(Hampir) 2 Minggu Menyapih

Sampai dengan usia Agira 2 tahun 5 bulan, belum terpikir kapan saya akan benar2 menyapih dan bagaimana proses menyapih yang akan saya pilih.

Hingga suatu hari, saya merasa inilah saatnya. Toh anaknya juga sudah masuk 30 bulan tho. Sepertinya sudah cukup. Cukup untuk saya masuk angin berkali2 karena posisi baju yang terbuka sepanjang malam untuk mempermudah proses menyusui (yeaaahhh I feel you, Moms!)

Proses yang dipilih, pake plester aja. Bilang ke anaknya kalo nenen ibu sakit, jadi nggak bisa nenen lagi sekarang. Awal2 dia memang kasihan, lalu agak berontak walau nggak sampe drama, hingga akhirnya terbiasa dan bisa tidur sendiri tanpa nenen.

Ibunya gimana? Hampa. Nggak ada yang nemplokin. Karena entah kenapa anaknya juga jadi lebih sering nempel deket2 ayahnya. Kalo ngelindur malem aja baru mendekati ibunya lagi.

Lalu setelah masuk minggu kedua menyapih, prosesinya semakin mudah. Anaknya semakin terbiasa mandiri. Hanya ibunya yang masih suka khawatir anaknya mau nenen kemudian goyah pendirian. Selain karena asinya yang Alhamdulillah masih keluar terus sampai sekarang.

Katanya seminggu udah berenti? Mana iniiihh masih gatel juga. Mungkin saya kebanyakan gizi ya 🙄🙄

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...