Monday, August 1, 2016

Comfort Zone: Challenging Journey

Dulu, saya kerja sampai pada stress level dimana semua kerjaan kebawa mimpi. Bahkan sempat saya bermimpi hidup dalam excel sheet dan kotak-kotaknya. Saking tiap hari berkutat dengan form tersebut.

Singkat cerita, saya sampai pada titik dimana saya berusaha hidup dalam kenyamanan. Dan entah kenapa, setelah saya melahirkan seolah tidak ada hal yang mampu membuat saya khawatir berlebih. Bahkan tingkat emosional saya cenderung datar (kecuali masa PMS).

Setelah saya kembali bekerja, dan menangani berbagai isu kehidupan karyawan, saya menyadari bahwa comfort zone saya salah satunya adalah hidup dalam tantangan. Dan lika liku perasaan yang naik turun termasuk naik darah, kembali lagi.

Well, akhirnya saya kembali bermimpi tentang pekerjaan yang pending, dan yah..mari kita hadapi dengan senyuman saja :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...