Monday, December 21, 2015

Curhat Ibu-Ibu Ketring

Tulisan ini dibuat untuk mengungkapkan kekesalan setelah menerima pertanyaan pelanggan:

Mbak, kok makanannya nggak ada yang napsuin sih? Nasinya aja item gitu. 

Hey dude, you better seek for more information before buying something. 

My catering business is based on MY EXPERIENCE AS PREGGO, WHO NEEDS LOTS OF HEALTHIER OPTIONS FOR MY DAILY INTAKE. SO, IF YOU'RE PREGNANT AND CAN'T TAKE WHAT I AM OFFERING HERE, DON'T BUY!

Kzl. 

Okay, sepertinya saya perlu mengeluarkan uneg-uneg disini. 

Kenapa sih saya merasa perlu memudahkan banyak orang (khususnya ibu hamil dan menyusui) dalam memperoleh asupan sehat? Karena saya hamilnya rewel. 

Udah ngurangin garam, ngurangin gula, coba asupan jus setiap hari, nyatanya saya masih mengalami bengkak sekujur tubuh, pendarahan, sampai akhirnya melahirkan CITO karena preeklamsia berat. 
Selama hamil, saya merasa tubuh saya meminta asupan yang sehat. Tapi, seringkali saya merasa sulit untuk mendapatkannya. Yaaa namanya juga kerja di kantoran yang nggak sempet bikin masakan ini itu, alhasil jajan terus. Dan pasti ketemu msg, minyak, dan menu yang setelah memakannya sering merasa "bloated". I know my body wants something better.

So, whatever it is, sekarang saya hanya melakukan dan memberikan apa yang tubuh saya rasa perlu. Mungkin nggak semua akan satu selera. Nggak mungkin lah saya menyesuaikan rasa dengan semua lidah pelanggan. Saya bukan dewa mejik. Bahkan chef bintang tujuh juga masih bisa dikomentari tidak enak oleh pelanggannya. 

Akhir kata, kalau memang tidak sesuai dengan selera, ya jangan dibeli. 

Kalau memang nggak mau yang sehat-sehat, ya nggak usah ikut-ikutan. Jangan bawa-bawa orang lain nggak doyan dll. It's your tongue. It's your call. 

Bhay!

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...