Monday, April 30, 2012

Last Trip on 2011: GORONTALO! (part 1)

Memasuki penghujung tahun 2011, banyak hal tak terduga yang terjadi. Mulai dari masalah pribadi, penemuan kegiatan yang menyenangkan hati, sampai dengan kehilangan sahabat-sahabat baik yang mengagetkan dan menyedihkan. Mungkin kalau saya boleh memberi julukan pada tahun 2011, maka saya akan menyebutnya sebagai "Tahun Kenyataan" dimana saya menghadapi beribu kenyataan dalam hidup. Manis dan pahit, semua menjadi satu dan mudah-mudahan menjadikan saya manusia seutuhnya :)

Okay, go back to reality. Saya bukanlah tipikal orang yang menjadikan akhir tahun sebagai momen untuk pesta. Malah, saya cenderung lebih sering melewatkan momen pergantian tahun dengan tidur! Hahaha...
Tapi, sejak menginjakkan kaki di bangku kantor, sepertinya tiap akhir tahun menjadi saat yang tepat untuk berlibur. Melepaskan kepenatan sebelum melanjutkan kegilaan pada tahun berikutnya. 

Tahun lalu saya ke Bali, dan sangat tidak menikmati perjalanan! Karena sepertinya semua orang ke Bali, sehingga jalan saja susah, makan susah, dan nggak asik *sigh*
Akhirnya saya dan keluarga malah kembali ke hotel dan tiduurr!

Tahun ini, sebenarnya tidak ada rencana untuk liburan akhir tahun. Sampai menjelang akhir tahun, dan adik saya mengajak untuk plesiran ke wilayah Sulawesi, awalnya ke Palu. Kenapa Sulawesi? Karena pacarnya sedang bertugas di negara bagian Toli-Toli, dan sulit sekali kalau dibawa keluar Sulawesi (cutinya sudah habis - red). Jadilah kami mengalah, dan menghampirinya di Gorontalo.

Ya, Gorontalo yang itu. Yang di antara Manado dan Toli-Toli. Yang provinsi termuda di Indonesia, dan tidak ada apa-apanya hahaha... Setelah tiket di tangan, saya mulai googling. Nihil, saudara-saudara.
Bahkan, situs travel yang paling saya percaya (tripadvisor dan lonely planet) tidak memberikan saya jawaban mengenai lokasi ini. Setelah berkali-kali mengubah keyword dan membuka satu per satu website yang memuat info mengenai Gorontalo, sampailah saya pada informasi minim: bahwa di Gorontalo banyak pantai, dan juga banyak peninggalan sejarahnya. Voila! Berangkaaat!

Untuk meyakinkan kami, pacar adik saya sudah memesankan kamar di Hotel Quality, yang konon hotel terbaik disana. Serta mengiming-imingi keindahan bawah laut, sehingga kami mempersiapkan alat snorkeling pula (kalau memang bisa pakai goggle and snorkel punya sendiri, kenapa engga?).

Pantai Olele dan bukit di sekitarnya. Photo taken by dwirani
Here we come :D 

-to be continued-

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...