Wednesday, September 29, 2010

Day #5: Tuhan, apakah setan memang lebih banyak dari manusia?

Bisa gila saya, kalo setiap beberapa detik muncul kiriman foto melalui Blackberry Messenger: "Korban Kekerasan Ampera". Terima kasih, saudara-saudara, sudah menghilangkan nafsu makan saya seminggu penuh. Saya sungguh menghargainya...

Sepanjang perjalanan pulang kantor sore ini *sore, karena saya disuruh pulang sama ibu bos yang baik hati. Niscaya itu semua karena wajah saya sedemikian pucatnya, dan dia mengkhawatirkan keadaan saya*, saya memandangi ruas jalan menuju Ampera. Hmm...cukup padat. Dan ya, jam 4 sore sudah sangat padat, sih. Jadi heran, sebenernya saya yang biasanya keluar kantor kesorean, atau memang tadi sore begitu padatnya perjalanan?

Lalu saya berpikir, sebenernya persidangan siapa, sih?

Yayaya, saya juga nggak se-isolate itu kok *walau nggak ada akses internet di kantor*. Saya juga masih bisa baca koran dua hari dalam satu minggu, atau bisa lebih kalau saya mau...
Saya pernah baca masalah kerusuhan di Blowfish, lagi2 dulu juga berita itu dikirim melalui BBM *yeah, we're really living in Social Media era!*. Saya tahu kalo yang jadi korban adalah preman, yang berarti pelakunya adalah premannya preman, dong!

Aaah...pikiran saya berlalu lagi ke arah Ampera. Kalo gitu...kedua pihak yang berperang adalah sesama preman? Oooh...mungkin mereka nggak mau ke-premanannya dikalahkan! Makanya mereka berperang! *asumsi yang menari, bukan?*

Oh Tuhan...
Saya jadi berpikir lagi...
Apakah mereka semua satu klan, atau satu suku, atau satu saudara? Sampai sedemikiannya mau mengorbankan diri demi orang lain, baik itu si korban atau si pelaku. Apa sih yang mereka pertahankan?
Harga diri-kah? Nama baik-kah?

Bukankah semua orang sama di hadapan Tuhan?
Oh, maaf Tuhan, saya lupa bahwa mungkin sekali mereka tidak menyadari keberadaan-Mu...
Mengapa mereka saling membunuh dengan kejam, Tuhan?
Oh, apakah ini tandanya setan sudah lebih banyak dari manusia, sehingga kekejaman yang menang di hari ini?

Tuhan...
Kirimkan malaikat pada kami...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...